MULYADI, ST

IMG_3101
Mulyadi, lahir di Jakarta 29 Novemeber 1974 merupakan anak ke-4 dari 5 bersaudara dari pasangan Almarhum Zaidir Chaniago dan Hj. Nurlis. Semasa kecil Ia pernah sekolah dasar kelas 1 di dusun Pasirbaru, Sei Limau Kabupaten Padang Pariaman. Dibesarkan bersama seorang nenek bernama Syafiah di sebuah dusun yang indah dimana memiliki pantai indah yang menghasilkan ikan-ikan laut untuk kebutuhan masyarakat Padang da sekitarnya. Di dusun ini pula banyak dihasilkan kelapa-kelapa untuk kebutuhan santan memasak bagi ibu-ibu rumah tangga.

Tahun 1982, nenek Syafiah yang dicintai meninggal dunia sehingga sejak saat itulah Mulyadi Koto dibawa ke Jakarta oleh kedua orang tuanya untuk melanjutkan sekolah dasar di kota besar Ibukota DKI Jakarta. Sebagai anak yang berasal dari dusun tentunya perlu menyesuaikan kembali dengan teman-teman yang biasa tinggal di kota besar, namun tidak membutuhkan waktu lama dalam penyesuaiannya. Hal ini dibuktikannya dimana ia selalu menjadi Juara I di sekolah dasar tersebut sejak mulai masuk sekolah tersebut. Sekolah Dasar (SD) ditamatkannya pada tahun 1987 dari SDN Pengadegan O6 PT. Beranjak dari SD dengan NEM yang cukup untuk memasuki SMP Favorit di jakarta pada waktu itu yaitu di SMP Negeri 3 Jakarta. Dan setelah tamat dari SMP pada tahun 1990, kembali ia memasuki SMA Favorit dan Teladan seluruh Indonesia yaitu SMA Negeri 8 Jakarta atau lebih dikenal SMANDEL.

Pendidikan SMA diselesaikan pada tahun 1993, dan setelah tamat SMA pernah mengikuti kuliah di Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Bandung. Pada tahun 1994 ia diterima di Universitas Indonesia – Fakultas Teknik – Jurusan Teknik Elektro. Sejak saat itulah ia memutuskan untuk pindah kuliah dari STT Telkom Bandung ke UI Depok. Selama masa kuliah di Fakultas Teknik UI ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan yang membentuk karakter leadership yang dimilikinya saat ini disamping juga sebagai asisten dosen laboratorium mesin-mesin listrik. Ia pernah menjadi Kabid Kemahasiswaan di Jurusan Elektro UI dan terkahir menjadi Wakil Ketua Senat FTUI. Pada saat menjabat Wakil Ketua Senat FTUI tersebut, ia aktif dalam aksi demo reformasi 1998 bersama dengan senat-senat UI lainnya. Setelah selesai aksi demo reformasi tersebut itulah ia baru menyelesaikan S1 Teknik Elektronya pada Februari 1999.

Setelah menyelesaikan S1 tersebut ia sempat bekerja di salah satu Perusahaan Jepang yang memiliki manufacturing di Batam. Dan baru pada tahun 2000 s/d saat ini ia bekerja di PT. Indonesia Power yang merupakan anak perusahaan PT. PLN Persero dalam bidang pembangkitan. Selama karirnya ia ditempatkan PLTGU Tanjung Priok yang merupakan pusat pembangkit yang strategis untuk pasokan kebutuhan Ibukota DKI Jakarta dan sekitarnya. Karirnya dirintis dari unit pembangkit tersebut antara lain sebagai :
– Asisten Supervisor Operasi Th. 2001-2002
– Engineer Perencanaan Mutu & Pemeliharaan PLTD Th. 2002-2004
– Supervisor Keandalan Th. 2004-2008
– SPS Perencanaan & Evaluasi Pemeliharaan Th. 2008-2008
– SPS Pengembangan Asset Th. 2008-2010
– Manajer Enjineering & Management Asset Th. 2010-2012
– Manajer Pemeliharaan Th. 2012 s/d 2014
Dan saat ini mulai Juli Th 2014 menjalani tugas sebagai Ahli Sistem Manajemen Aset di Head Office PT. Indonesia Power.

Ia memiliki seorang istri yang dikenalnya ketika kuliah di UI depok sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UI bernama Yoni Otista Permana Sari, S.Sos yang berasal dari Pagaralam, Palembang. Memiliki 3 orang anak yang terdiri 2 putra dan 1 putri yang masing-masing bernama Mahardhika Yodha Putra Al-Barqa (Lahir Th 2004), Maheswara Yogha Putra Al-Ardha (lahir Th 2005) dan Mahaeswari Yolandha Putri Al-Fajr (Lahir Th 2014).

http://mulyadi52e.blogstudent.mb.ipb.ac.id/